Akhir Hidup yang Baik. Rasa syukur yang dalam tak bosan-bosannya kita panjatkan kehadirat Allah Swt atas segala nikmat, karunia, serta hidayah yang telah sejak dulu diberikan terhadap diri, keluarga, masyarakat sampai pada bangsa dan negara ini, walaupun tak jarang segala bentuk kesulitan dan cobaan senantiasa mendera kehidupan kita. Rasa syukur ini jangan hanya sebatas dimulut saja, tapi harus selalu diimplementasikan dalam bentuk amal ibadah yang akan menghantarkan setiap jiwa pada keridhaa-Nya. Didalam menjalani liku-liku kehidupan ini, kita selalu dituntut untuk pandai mensiasati gelombang dan arus dunia yang semakin hari semakin menjerumuskan. dosa dan maksiat saat ini semakin bertebaran dimana-mana. Sebuah nasehat menyebutkan dunia ini indah, menarik bahkan sangat menarik bagi orang – orang yang lalai dan lupa pada hidup yang seseungguhnya, bahkan sampai melupakan suatu perihal yang sangat urgent, ialah soal kematian atau maut. Hal ini dibuktikan semakin kurangnya minat dari sebahagian kalangan yang mau dengan kesadaran membahasnya secara dalam dan mendetail. Kalaupun muncul kesadaran itupun hanya bersifat sementara, kalau pembicaraan sudah mengarah kepersoalan lain ( duniawi ), kesadaran tadi hanya tinggal kesadaran menunggu cerita dan kisah berikutnya, padahal maut itu bukan hanya sebatas cerita (retorika ). Ditegaskan lagi bahwa tiada yang lebih indah dari segalanya selain mengakhiri hidup dengan kebaikan ( Khusnul Khatimah ).

Read More →

Peran Pria dan Wanita Dalam Perspektif Islam. Sebelum Al Quran diturunkan kemuka bumi ini telah banyak terdapat peradapan yang memang sudah berkembang, diantaranya peradapan Yunani, Romawi, India, Cina dsb. Dunia juga mengenal bermacam-macan agama seperti Yahudi, Nasrani Budha dan Hindu. Pada puncak peradapan Yunani wanita merupakan alat pemenuh sex lelaki semata, mereka di beri kebebasan sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan selera tsb. Dan para wanita di puja untuk itu. Patung-patung telanjang yang kita saksikan sekarang ini, baik secara langsung maupun tidak langsung yang terdapat di belahan bumi Eropah dan benua lainya adalah bukti dan sisa dari peradapan itu. Peradapan Romawi menjadikan kaum wanita sepenuhnya di bawah kekuasaan ayahnya. Setelah kawin kekuasaan itu berpindah ke suami. Kekuasaan ini mencakup hak menjual, mengusir, menganiaya dan membunuh hal ini berlangsung hingga abad keVI Masehi. Dan yang lebih memprihatinkan lagi segala hasil usaha istri sepenuhnya menjadi hak milik keluarga laki-laki.

Read More →

Mengumpulkan Bekal Akhirat.  Allah SWT berfirman. Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan hanya permainan dan senda-gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya ?. ( Qs Al An’am : 32).

Diceritakan ketika Nabi Nuh as akan meninggal dunia, bertanyalah para sahabatnya. Bagaimanakah engkau merasakan hidup ini wahai nabi Allah ?. ( mereka wajar bertanya seperti ini karena nabi Allah nuhlah yang memiliki umur paling  panjang mencapai 950 tahun ). Nabi Nuh menjawab aku merasa bahwa hidup ini hanyalah sebagai sebuah rumah yang memiliki dua daun pintu, yang aku masuk dari pintu yang satu lalu keluar dari pintu yang satunya lagi.


Read More →

Terorisme, Jelas Bukan Jihad. Setiap diri dalam agama mengemban misi dan tanggung jawab sebagai pembawa dan penebar kebaikan, kedamaian serta keselarasan hidup. Bukan saja antar manusia, tetapi juga antar sesama makhluk tuhan penghuni alam semesta ini. Didalam terminologi Islam (Al Quran) misi suci itu di sebut dengan Rahmatan lil – alamin ( rahmat dan kedamaian bagi semesta alam ). Namun dalam tataran historisnya, kenyataan mengajarkan misi agama tidak selalu artikulatif, selain sebagai alat pemersatu sosial yang hakiki, kini ajaran agama khususnya islam seolah – olah sudah menjadi salah satu unsur konfik yang sebahagian berpendapat dua unsur itu menyatu dalam agama. Apakah benar demikian ?.

Read More →

Memahami Takdir Illahi. Di dalam memahami takdir Illahi, setiap manusia harus merujuk pada apa yang terdapat dalam Rukun Iman yang telah di paparkan dalam Hadis Rasulullah Saw yakni Percaya pada Allah, kepada malaikat-malaikat-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, kepada rasul-rasul-Nya, kepada hari akhir dan percaya pada Qada dan Qadar-Nya. Keenam poin yang termaktup dalam Rukun Iman di atas harus kita yakini seyakin-yakinya, guna melahirkan dan menumbuhkan ketabahan dan kesabaran yang penuh di dalam menerima ujian dan cobaan dari Allah Swt, karena tidak ada manusia yang tidak luput dari cobaan dan ujian. Dan mewujudkan kepercayaan yang tinggi bahwa  dalam penciptaan manusia, Allah Swt menetapkan apa yang di sebutkan agama dengan langkah, rezeki, pertemuan dan maut. Serta segala sesuatu yang baik ( kenikmatan ) atau segala sesuatu yang buruk (bencana maupun musibah).

Read More →

Mewaspadai Tipu Daya Syaitan. “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah Syaitan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah Syaitan, maka sesungguhnya Syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar selama-lamanya. Tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendakinya. Dan Allah maha mendengar lagi maha mengetahui.” (Qs An Nur-21). Syaitan, seperti yang sudah kita pahami adalah makhluk gaib yang nyata adanya dan merupakan musuh utama umat manusia, khususnya umat Islam. Sebagai umat Islam dengan ikrar iman dan taqwa yang bagaimanapun harus digambarkan dalam amal ibadah, tingkah laku maupun pola pikir dan juga harus selalu dilandasi dengan komitmen yang kuat untuk menjauhi hal-hal yang merusak eksistensi iman itu sendiri., yang umumnya datang dari makhluk Allah yang terlaknat ini.

Read More →

Memaknai Perjalanan Hati pada Kehidupan Umat Manusia. Rasulullah SAW bersabda : “ Ingatlah bahwa dalam tubuh itu ada sekeping daging, pabila daging itu baik baiklah seluruh tubuh itu. Dan apabila ia rusakrusak pulalah semua tubuh itu. Daging itu adalah hati “. (Al-Hadis).

Pada perjalanan hati selagi pemiliknya masih hidup, hati itu akan dihadapkan kepada banyak persoalan menyenangkan dan sebaliknya. Ulama mengomentari seperti Ibnu Taimiyah tentang hati yakni bahwa hatinya manusia ini adalah pemimpin mereka sendiri.

Read More →

Ramadan Mubarak – Islamic Holiday Celebrations for the Family – Ramadan is ending and the excitement is building as many are anticipating the conclusion of fasting and the beginning of the Islamic holiday.

Ramadan Mubarak means congratulations on a successful Ramadan or Ramadan blessings. Some say Ramadan Mubarak, but many say, “Koll Aaam Wa Antom Bekhayr.” Ramadan was a month of sacrifice and a month of worship hoping to sight Layalat al-Qadr. Layalat al-Qadr is a night worth 1000 months of worship and a night when the angels greet the successful worshipers.

Read More →

Benefits of Ramadan – The lessons learned during Ramadan should last throughout the whole year – Ramadan is a period of fasting, reflection, devotion, generosity and sacrifice observed by Muslims around the world. While major holidays of other faiths have largely become commercialized events, Ramadan retains its intense spiritual meaning.
Read More →